Kisi-kisi Soal
UTS KKPI Kelas XII Semester Gasal
komponen-komponen
dalam membangun sebuah jaringan computer
PC
(Personal Computer)
PC (Personal Computer)
PC
adalah seperangkat peralatan computer yang digunakan oleh satu orang/pribadi,
baik dilingkungan kantor, toko, rumah maupun lainnya. computer jenis PC ini
berfungsi mengolah data input dan menghasilkan output data informasi sesuai
dengan keinginan pengguna atau sering disebut sebagai user. Dalam pengolahan
data, mulai dari memasukkan data hingga menghasilkan informasi, computer
memerlukan sistem yang merupakan kesatuan elemen sebagai berikut :
Hardware (perangkat keras) adalah sekumpulan komponen perangkat keras di dalam computer yang secara
fisik dapat dilihat, diraba dan dirasakan. Hardware dikelompokkan menjadi 4
bagian yaitu :
§
Device input atau peralatan input
(keyboard, mouse, dll)
§
Device process atau peralatan proses
dari data input (prosesor, motherboard, memori)
§
Device output atau peralatan output
(monitor, printer, speaker, dll)
§
Device peripheral atau peralatan
tambahan lainnya (modem, tv tuner, USB flash, dll)
Software (perangkat lunak) adalah program yang berisi instruksi/perintah sebagai perantara, yang
menghubungkan antara hardware dan brainware sehingga menghasilkan informasi
sesuai keinginan brainware. Software dibagi menjadi dua golongan yaitu :
§
Software operation system (OS) seperti
DOS, Windows, Linux, dll.
§
Software application (program aplikasi)
seperti Microsoft office, database management, program grafis, network
software, web design tool, utilities, entertainment and education, dll.
Brainware (pengguna) adalah perangkat yang mengoperasikan dan menjalankan software yang ada di
dalam computer, contohnya mengetik surat dengan menggunakan Microsoft word,
membuat program aplikasi perusahaan, memperbaiki computer, dll. Berdasarkan
kemampuan dan keahlian yang dimiliki, pengguna computer dapat dikelomokkan
menjadi beberapa kategori misalnya, programmer, operator, technical support,
desainer grafis, dll.
2. NIC (Network Interface
Card)
NIC (Network Interface Card)
NIC
atau sering juga disebut adapter card adalah sebuah kartu elektronik yang
dipasang pada semua komputer yang ingin dihubungkan pada suatu network
(termasuk komputer server – client). NIC inilah yang berfungsi menghubungkan
komputer – komputer pada suatu LAN dan mengijinkan semua komputer tersebut
dapat saling berkomunikasi.
3. Media Transmisi
1.
Wire Network adalah jaringan komputer dengan menggunakan kable sebagai
perantaranya. Kabel yang umum digunakan pada jaringan komputer biasanya di
sebut dengan kabel UTP (Unshielded twisted-pair). Kabel ini menggunakan bahan
dasar tembaga tanpa pelindung di dalamnya, makanya kabel ini dinamakan dengan
Unshielded twisted-pair.
2.
Wireless Network adalah jaringan tanpa kabel yang menggunakan media pengantar
peralatan radio yang bisa saling terhubung. Jenis- jenis radio yang bisa di
gunakan memiliki macam dan ragam yang banyak. Seperti halnya radio yang biasa
kita dengar kan yang memiliki frequensi, radio inipun memiliki frequensi yang
membatasi tiap-tiap radio tidak saling terhubung. Frequensi yang di gunakan
pada radio untuk jaringan komputer biasanya menggunakan frequensi tinggi,
seperti 2.4 GHz , 5.8 GHz.
Data-data pada jaringan dapat
ditransmisikan melalui 3 media :
§
Copper media (media tembaga)
Copper media merupakan semua media transmisi data yang terbuat dari bahan
tembagaOrang biasanya menyebut dengan nama kabel Data yang dikirim melalui
kabel , bentuknya adalah sinyal-sinyal listrik (tegangan atau arus) digital
§
Optical Media (media optik)
§
Wireless Media (media tanpa kabel)
Jenis-jenis kabel yang dipakai sebagai
transmisi data pada jaringan :
§
Koaksial
Kabel
ini sering digunakan sebagai kabel antena TV, dan disebut juga sebagai kabel
BNC (Bayonet Naur Connector). Kabel ini merupakan kabel yang paling banyak
digunakan pada LAN, karena memiliki perlindungan terhadap derau yang lebih
tinggi, murah. Dan mampu mengirimkan data dengan kecepatan standar.
Keuntungan menggunakan kabel koaksial adalah murah dan jarak jangkauannya cukup jauh
Kekurangannya adalah susah pada saat instalasi Untuk saat ini kabel koaksial sudah tidak
direkomendasikan lagi intuk instalasi jaringan
§
Twisted Pair
Twisted Pair terdiri dari dua jenis :
– Shielded
Twisted Pair (STP)
Kabel STP memiliki kabel pelindung untuk
menghindari derau dan perlindungan terhadap cuaca udara di luar gedung.
Keuntungan menggunakan kabel STP adalah lebih tahan terhadap interferensi gelombang
elektromagnetik baik dari dari dalam maupun dari luar
Kekurangannya adalah mahal , susah pada saat instalasi (terutama masalah grounding), dan
jarak jangkauannya hanya 100m
– Unshielded Twisted Pair (UTP)
Kabel UTP (Unshielded Twisted Pair)
adalah jenis kabel yang terdiri dari dua kawat tak terbungkus yang berpilin
Keuntungan menggunakan kabel UTP adalahmurah dan mudah diinstalasi
Kekurangannya adalah rentan terhadap interferensi gelombang elektromagnetik,dan jarak
jangkauannya hanya 100m
§
Optical Media
Bahan
dasar dari optical media adalah kaca dengan ukuran yang sangat kecil (skala
mikron). Biasanya dikenal dengan nama fibre optic (serat optic) Data yang
dilewatkan pada medium ini dalam bentuk cahaya (laser atau inframerah)
Fiber optik disusun menjadi tiga bagian,
yaitu:
– Bagian Inti (Core), merupakanbagian
lintasan yang dilewati cahaya.
– Bagian Selongsong (Cladding),
berfungsi untuk merefleksikan cahaya yang akan memantul keluar, balik kembali
ke dalambagian inti
– Bagian Buffer/Coating,
merupakanpelindung plastik untuk core dan cladding.
Transmisi serat optik dapat dilakukan
melalui dua cara yaitu :
– Multi Mode
Pada
jenis ini, suatu informasi (data) dibawa melalui beberapa lintasan cahaya yang
dijalarkanmelalui serat dari satu ujung ke ujung lainnya.
-Single Mode
Transmisi data melalui single mode hanya menggunakansatu lintasan cahaya yang
merambat melalui serat. Metode semacam ini dapat menghindarkan ketidakakuratan
yang dapat terjadi dalam penyaluran data.
Keuntungan dari fiber optic antara lain :
-Kemampuannya yang baik
dalammengantarkan data dengan kapasitas yang lebih besar dalamjarak transmisi
yang cukup jauh.
-Kecepatan transmisi yang tinggi hingga
mencapai ukuran gigabits, serta tingkat kemungkinan hilangnya data yang sangat
rendah.
-Keamanan fiber optic yang tinggi, aman
dari pengaruh interferensi sinyal radio, motor, maupun kabel-kabel yang berada
di sekitarnya, membuat fiber optic lebih banyak digunakan dalaminfrastruktur
perbankan atau perusahaan yang membutuhkan jaringan dengan tingkat
keamanan yang tinggi.
-Optic aman digunakan dalamlingkungan
yang mudah terbakar dan panas Dalam hal ukuran, fiber optic juga
jauh lebih kecil dibandingkan dengan kabel tembaga, sehingga lebih menghemat
tempat dalamruangan network data center dimana pun.
Kekurangan fiber optic yaitu :
-Harganya yang cukup mahal jika
dibandingkan dengan teknologi kabel tembaga.
-Cukup besarnya investasi yang
diperlukan untuk pengadaan sumber daya manusia yang andal, karena tingkat kesulitan
implementasi dan deployment fiber optic yang cukup tinggi.
§
Wireless Media
Saat
ini sudah banyak digunakan jaringan tanpa kabel (wireless network), transmisi
data menggunakan sinar infra merah atau gelombang mikro untuk menghantarkan
data. Walaupun kedengarannya praktis, namun kendala yang dihadapi disini adalah
masalah jarak, bandwidth, dan mahalnya biaya.
Media
transmisi wireless menggunakan gelombang radio frekuensi tinggi. Biasanya
gelombang elektromagnetik dengan frekuensi 2.4 Ghz dan 5 Ghz. Data-data digital
yang dikirim melalui wireless ini akann dimodulasikanke dalam gelombang
elektromagnetik ini.
Keuntungannya wireless :
– Dapat dipergunakan
untuk komunikasi data dengan jarak yang jauh sekali. Tergantung LOS (Line of
Sight) dan kemampuan perangkat wireless dalam memancarkan gelombang.
– Sangat baik digunakan pada gedung yang
sangat sulit menginstall kabel.
Kerugiannya :
– Sulit diperoleh karena spektrum
frekuensi terbatas.
– Biaya instalasinya, operasional dan
pemeliharaan sangat mahal.
– Keamanandata kurang terjamin.
– Pengaruh gangguan (derau) cukup besar.
– Transfer data lebih lambat
dibandingkan dengan penggunaan kabel.
4. Network Device
Pengertian Network
Network adalah jaringan dari system komunikasi data yang melibatkan sebuah atau
lebih system komputer yang dihubungkan dengan jalur transmisi alat komunikasi
membentuk satu system. Dengan network, komputer yang satu dapat menggunakan
data di komputer yang lain. Dapat mencetak laporan di printer komputer yang
lain, dapat memberi berita ke komputer yang lain walaupun berlainan area.
Network merupakan cara yang sangat berguna untuk mengintegrasi kan system
informasi dan menyalurkan arus informasi dari satu area ke area lainnya.
Network dan DDP (Distributed Data Processing) masih merupakan hal yang sulit
dibedakan untuk beberapa orang. Network dan DDP memang sanat berhubungan erat,
tetapi berbeda konsep. Network merupakan konsep dari jaringan kerja system
komunikasi data. Network dapat melibatkan hanya sebuah system kokputer saja
dengan beberapa terminal di lokasi yang berbeda atau melibatkan beberapa system
komputer di lokasi yang berbeda.
Sedang DDP merupakan salah satu dari bentuk system komunikasi data DDP dari
definisinya. Harus melibatkan dua atau lebih system komputer yang independent
tetapi dapat berhubungan satu dengan yang lainnya. Jadi DDP harus terdiri dari
komunikasi data dua atau lebih system komputer. Sedang network dapat terdiri
dari sebuah system komputer saja dengan beberapa terminal. Network dapat
berupa off-line communication system, remotejob entry system, realtime
system, time sharing system ataupun DDP system. Karena
semakin murahnya komputer mikro dan alat-alat input/output lainnya, maka DDP
network sekarang banyak diterapkan.
Komponen Network
Komponen dari suatu network adalah node dan link. Node adalah titik yang dapat
menerima input data ke dalam network atau menghasilkan output informasi atau
kedua-duanya. Node dapat berupa sebuah printer atau alat-alat cetak lainnya,
atau suatu PC atau micro computer sampai mainframe computer yang raksasa atau
modem atau multiplexer.
Link
adalah channel atau jalur transmisii atau carrier untuk arus informasi atau
data diantara node. Link dapat berupa kabel microwave system, laser system atau
satellite system. Network yang masing-masing node terletak di lokasi yang
berjauhan satu dengan yang lainnya dan menggunakan link berupa jalur transmisi
jarak jauh disebut dengan WAN (Wide Area Network), sedang network yang
masing-masing node terpisah dalam jarak yang local dan menggunakan link berupa
jalur transmisi kabel disebut dengan LAN (Local Area Network).
WAN dan LAN
WAN (Wide Area Network) merupakan jaringan dari system
komunikasi data yang masing-masing node berlokasi jauh (remote location) satu
dengan yang lainnya. WAN disebut juga dengan nama remote network atau external
network atau long distance network.
LAN (Local Area Network) adalah suatu network yang terbatas dalam
jarak area setempat (local). Network ini banyak digunakan dalam satu perusahaan
yang menghubungkan antara departemen-depatremen dalam 1 gedung. LAN berbeda
dengan external network. LAN dapat menggunakan kabel untuk transmisi datanya
(sebagai link) sedang external nework masih perlu menggunakan jalur-jalur
komunikasi tambahan misalnya telepon, satelit dan lain-lainnya. Biasanya LAN
berbentuk star network atau bus network. Terdapat sejumlah perangkat yang
melewatkan aliran informasi data dalam sebuah LAN. Penggabungan perangkat
tersebut akan menciptakan infrastruktur LAN. Perangkat-perangkat tersebut
adalah:
– Repeater, bekerja pada layer
fisik jaringan, menguatkan sinyal dan mengirimkan dari satu repeater ke
repeater lain. Repeater hanya berfungsi membantu menguatkan sinyal yang melemah
akibat jarak, sehingga sinyal dapat ditransmisikan ke jarak yang lebih jauh.
Repeater
– Bridge adalah “intelligent
repeater”. Bridge digunakan untuk menghubungan antar jaringan yang mempunyai
protokol yang sama. Hasil akhirnya adalah jaringan logis tunggal. Bridge juga
dapat digunakan jaringan yang mempunyai media fisik yang berbeda.
Bridge
– Hub menghubungkan semua
komputer yang terhubung ke LAN. Hub adalah repeater dengan jumlah port banyak
(multiport repeater). Hub tidak mampu menentukan tujuan; Hub hanya
mentrasmisikan sinyal ke setiap line yang terkoneksi dengannya, menggunakan
mode half-duplex.
Hub
– Switch menghubungkan semua
komputer yang terhubung ke LAN, sama seperti hub. Perbedaannya adalah switch
dapat beroperasi dengan mode full-duplex dan mampu mengalihkan jalur dan
memfilter informasi ke dan dari tujuan yang spesifik.
Switch
– Router adalah peningkatan
kemampuan dari bridge. Router mampu menunjukkan rute/jalur (route) dan
memfilter informasi pada jaringan yang berbeda. Beberapa router mampu secara
otomatis mendeteksi masalah dan mengalihkan jalur informasi dari area yang bermasalah.
Router
– Modem, semua saluran jaringan
komputer memerlukan modem pada tiap ujungnya. Modem dirancang untuk beroperasi
pada kecepatan tertentu biasanya 300, 1200, 2400, 4800 atau 96000 bit per detik
dan seterusnya kecepatan modem menentukan kecepatan transmisi data.
Modem
– Kabel, kabel-kabel sangat
jelas digunakan untuk menghubungkan perangkat komunikasi satu sama lain untuk
membentuk suatu jaringan. Ada berbagai jenis kabel, kabel yang umum digunakan
adalah 10baseT/CAT5, kabel koaksial, Ethernet dan kabel serat optik. Serat
optik adalah yang paling mahal karena memungkinkan transfer data dengan
kecepatan cahaya. Ini adalah solusi mahal yang sebagian besar yang mengadopsi
ialah oleh sektor korporasi. Namun dalam perkembangan terakhir kabel serat
optik sekarang sedang digunakan dalam jaringan rumah dan juga digunakan sebagai
sarana untuk terhubung ke internet.
Kabel
Transmisi data dalam LAN punya kecepatan
yang berbeda-beda dan dapat dikategorikan sebagai berikut.
HIGH SPEED NETWORK
Kapasitas transmisi data lebih besar dari 20 MBps (Mega Bit per second atau
juta bit per detik) yang biasanya diterapkan dalam LAN untuk mainframe computer
yang besar. Contoh: · Loosely Coupled Network (Control Data
Coorporation), Hyperchannel (Network System Coorporation)
MEDIUM SPEED NETWORK
Kapasitas transmisi data sekitar 1 MBps – 20 MBps yang biasanya diterapkan
untuk mainframe computer yang kecil atau minicomputer.
LOW SPEED PC NETWORK
Kapasitas transmisi data lebih kecil
dari 1 MBps, biasanya diterapkan untuk personal computer.
5. Network Operating
System (NOS)
Network Operating System (NOS). Seperti halnya Operating System yang mengatur
kinerja sebuah komputer, NOS adalah Operating System yang khusus dikembangkan
untuk bertanggungjawab atas Network System. Saat ini terdapat 5 platform
Network Operating System yang dikenal luas di dunia Networking yaitu
NOS dengan platform NetWare/OES, Windows Server, Unix, Linux dan Mac
OS X Server.
Dari
segi range kompatibilitas hardware UNIX sangatlah sulit untuk dikalahkan. OS
ini dapat bekerja dalam tipe prosesor yang sangat bervariasi. Kemudian diikuti
Linux, kemudian Windows, NetWare (Open Enterprise Server) dan yang terakhir
adalah Mac OS X Server. Jika anda menggunakan hardware dengan tipe-tipe
tertentu ada baiknya untuk memperhatikan penggunaan OS ini.
Setiap platform NOS ini memiliki kekuatan sendiri-sendiri. NetWare sangatlah
tangguh dengan file servernya. NetWare juga sangat sulit dikalahkan dalam hal
Directory Services Power dan lebih unggul dibanding Windows. Namun sayangnya
NetWare sudah sangat jarang digunakan. Windows Server merupakan server aplikasi
yang sangat baik dengan range aplikasi yang sangat luas. Sementara UNIX dan
Linux menawarkan power dan fleksibilitas dengan menawarkan banyak sekali tipe
aplikasi network. Mac OS X sangat Powerful namun sangat terbatas penggunaannya
terkait dengan penggunaan hardware semua perangkat Apple.
sumber : http://puruhitas.blog.uns.ac.id/2016/01/30/komponen-jaringan-komputer/

Tidak ada komentar:
Posting Komentar